Perbedaan utama antara belalang sembah dan tongkat tergantung pada jenis nutrisi yang mereka andalkan. Belalang sembah karnivora karena bergantung pada serangga untuk nutrisi sedangkan tongkat berjalan herbivora karena bergantung pada bahan tanaman untuk nutrisi.

Belalang sembah dan tongkat adalah dua jenis serangga di lingkungan. Kedua organisme ini sangat disamarkan. Mereka datang dalam warna yang sama dan hidup dekat dengan tanaman. Meskipun kedua serangga ini memiliki beberapa kemiripan tertentu, mereka juga menunjukkan perbedaan yang berbeda dalam hal nutrisi, pemuliaan, dan interaksi manusia. Dengan demikian, artikel ini mencoba menyoroti perbedaan antara shalat mantis dan tongkat.

ISI

1. Ikhtisar dan Perbedaan Utama
2. Apa itu Mantis Berdoa
3. Apa itu Walking Stick
4. Kesamaan Antara Mantis Doa dan Tongkat
5. Perbandingan Berdampingan - Praying Mantis vs Walking Stick dalam Bentuk Tabular
6. Ringkasan

Apa itu Praying Mantis?

Belalang sembah, atau mantol yang sedang berdoa, adalah serangga yang dapat kita temukan terutama di antara semak, pohon, dan tanaman. Hingga saat ini, lebih dari 1500 spesies belalang sembah telah diidentifikasi. Mereka lebih suka lingkungan yang kaya serangga kecil karena mereka dapat memenuhi kebutuhan nutrisi mereka. Selain itu, mereka tumbuh dengan baik di iklim hangat. Umumnya, mereka tampak berwarna hijau sampai coklat dan sering terlihat seperti struktur daun tanaman. Dengan demikian, mereka sangat disamarkan. Secara struktural, belalang sembah memiliki kepala berbentuk segitiga yang berbeda. Tubuh mereka mengambil bentuk tubuh yang panjang. Mereka juga memiliki kaki belakang untuk ditempelkan. Selain itu, mereka memiliki struktur mirip tulang belakang di kaki depan mereka yang berguna untuk menangkap mangsanya.

Mantis shalat adalah serangga pemangsa. Karena itu, mereka terutama bergantung pada serangga untuk nutrisi mereka. Dengan demikian, mereka termasuk dalam kategori karnivora. Selain itu, penggunaan belalang sembah kadang-kadang adalah sebagai agen kontrol biologis karena mereka menunjukkan aktivitas insektisida

Praying Mantis bereproduksi menggunakan telur; karenanya, mereka bersifat ovipar. Belalang sembah betina dapat bertelur hingga 300 -400 telur per waktu. Dalam fenomena yang sebenarnya, telur-telur ini menetas selama musim semi. Ini menunjukkan tahap larva di mana tahap awal adalah tahap nimfa. Kemudian, mereka akhirnya berkembang menjadi belalang sembah yang dewasa dalam periode satu tahun.

Apa itu Walking Stick?

Tongkat jalan, juga disebut serangga tongkat, adalah serangga yang hidup dalam interaksi yang dekat dengan semak dan pohon. Mereka berwarna coklat ke hijau dan muncul sebagai batang di tanaman, yang menunjukkan nama mereka. Karena itu, mereka dapat bersembunyi dari sebagian besar pemangsa mereka.

Tongkat jalan tergantung pada bahan tanaman untuk kebutuhan nutrisi mereka. Dengan demikian, mereka termasuk dalam kelompok herbivora. Mereka menunjukkan pola makan aktif, kebanyakan di malam hari.

Reproduksi tongkat berjalan juga terjadi melalui telur. Oleh karena itu, mereka adalah serangga ovipar. Betina bertelur sekitar 150 telur dan mereka menjalani tahap nimfa awal sebelum menjadi serangga dewasa. Mereka hidup hampir selama satu musim. Selain itu, tongkat berjalan kadang-kadang dikumpulkan dalam stoples dan disimpan sebagai ornamen karena penampilannya yang menarik.

Apa persamaan antara belalang sembah dan tongkat?

  • Baik belalang sembah dan tongkat itu adalah serangga. Mereka hidup berdekatan dengan tanaman, semak, dan pohon. Juga, kedua serangga ini sangat disamarkan dan nampak berwarna coklat hingga hijau. Apalagi keduanya ovipar, lahir dari telur. Dan, mereka berdua menjalani tahap nimfa sebelum menjadi dewasa selama siklus hidup mereka.

Apa Perbedaan Antara Mantis Doa dan Tongkat Kaki?

Perbedaan utama antara belalang sembah dan tongkat itu tergantung pada mode gizi mereka. Belalang sembah karnivora sedangkan tongkat bisa herbivora. Selain itu, ada perbedaan antara belalang sembah dan tongkat dalam jumlah telur yang diletakkan betina. Belalang sembah betina bertelur sekitar 300 - 400 butir. Sebagai perbandingan, tongkat jalan betina bertelur hingga 150 butir per waktu. Selain itu, belalang sembah digunakan sebagai agen kontrol biologis untuk mengendalikan serangga yang merusak tanaman sementara tongkat yang mati terlihat digunakan sebagai ornamen dengan menekan dan menggantungnya di dalam botol.

Grafik info di bawah ini menunjukkan informasi lebih lanjut mengenai perbedaan antara belalang sembah dan tongkat.

Perbedaan Antara Praying Mantis dan Walking Stick - Tabular Form (1)

Ringkasan - Praying Mantis vs Walking Stick

Serangga kelompok terdiri dari organisme dengan jumlah tertinggi di dunia. Belalang sembah dan tongkat itu adalah dua serangga yang berasosiasi dengan tanaman dan semak-semak. Mereka adalah serangga yang disamarkan. Kedua organisme bereproduksi dengan bertelur, namun jumlah kaki yang diletakkan per waktu berbeda. Perbedaan utama antara belalang sembah dan tongkat jalan terletak pada pola nutrisinya. Belalang sembah adalah predator dan tergantung pada serangga lain; karenanya karnivora. Namun, tongkat jalan tergantung pada bahan tanaman; dengan demikian, herbivora.

Referensi:
1. "Praying Mantis." Praying Mantis Fakta Bug, Tersedia di sini.
2. "Tongkat Berjalan." Fakta Serangga Tongkat Kaki, Tersedia di sini.

Gambar milik:

1. "Praying mantis india" Oleh Shiva shankar - Diambil di karkala, Karnataka sebagai belalang sembah (CC BY-SA 2.0) via Commons Wikimedia

2. "1599194" (CC0) melalui Pixabay