4G vs LTE

4G, yang dikenal sebagai komunikasi seluler generasi ke-4, dan LTE (Long Term Evolution) adalah spesifikasi 3GPP untuk jaringan broadband seluler. Era komunikasi seluler yang berbeda dikategorikan ke dalam generasi seperti 1G, 2G, 3G, dan 4G, di mana setiap generasi memiliki sejumlah teknologi seperti LTE. ITU (International Telecommunication Union) menganggap LTE-Advanced sebagai standar 4G yang sebenarnya, sementara itu juga menerima LTE sebagai standar 4G.

4G

ITU menganggap teknologi IMT-Advanced (Telekomunikasi Seluler Internasional) sebagai standar 4G yang sebenarnya. Sesuai definisi resmi, IMT-Advanced harus dapat memberikan kecepatan unduhan puncak 1Gbps di lingkungan stasioner, sementara 100Mbps di lingkungan seluler yang tinggi. Awalnya, ITU menyelesaikan penilaian 6 standar broadband seluler nirkabel untuk standar 4G resmi. Akhirnya, 2 teknologi, LTE Advanced dan WirelessMAN-Advanced diberikan sebutan resmi IMT-Advanced. Meskipun, LTE Advanced dianggap sebagai standar 4G yang benar, ITU juga diizinkan untuk menggunakan HSPA +, WiMax dan LTE sebagai teknologi generasi ke-4. Sesuai spesifikasi IMT-Advanced, efisiensi spektral puncak harus 15bps / Hz untuk downlink dan 6,75bps / Hz untuk uplink. Efisiensi spektral ini dan persyaratan IMT-Advanced lainnya dicapai oleh 3GPP Release 10 (LTE-Advanced).

LTE

LTE dimulai dengan 3GPP Release 8 (Freeze pada Maret 2008), dan selanjutnya berkembang dalam 9 dan 10 rilis. Efisiensi spektral tinggi adalah salah satu fitur utama LTE yang dicapai dengan menggunakan Orthogonal Frequency Division Multiple Access (OFDMA) dengan teknik 64-QAM (Quadrature Amplitude Modulation). Penggunaan teknik antena MIMO (Multiple Input Multiple Output) adalah titik kunci lain yang meningkatkan efisiensi spektral LTE menjadi 15bps / Hz. LTE harus dapat mendukung uplink hingga 300Mbps dan 75Mbps dalam uplink sesuai spesifikasi 3GPP. Arsitektur LTE jauh lebih sederhana dan datar jika dibandingkan dengan rilis 3GPP sebelumnya. eNode-B langsung terhubung dengan System Architecture Evolution Gateway (SAE-GW) untuk transfer data, sementara itu terhubung dengan Entitas Manajemen Seluler (MME) untuk pensinyalan sesuai dengan arsitektur LTE. Arsitektur eUTRAN sederhana ini memungkinkan pemanfaatan sumber daya yang lebih baik, yang pada akhirnya berakhir dengan penghematan OPEX dan CAPEX untuk penyedia layanan.

Apa perbedaan antara 4G dan LTE? Advanced LTE Advanced, yang juga dikenal sebagai standar 4G sejati, adalah evolusi dari standar LTE. Oleh karena itu, LTE dan LTE Advanced memiliki kompatibilitas, di mana terminal LTE dapat bekerja di jaringan LTE Advanced, dan LTE Advanced Terminal dapat bekerja di jaringan LTE. ¤ Kapasitas standar 4G yang sebenarnya jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan LTE. LTE mendukung hingga maksimum 2,7 bps / Hz / sel, sementara LTE Advanced (True 4G) memiliki kapasitas 3,7 bps / Hz / sel. Meskipun, baik LTE dan LTE-Advanced (4G benar) mendukung efisiensi spektral yang sama dalam downlink, efisiensi spektral uplink jauh lebih tinggi dengan 4G sejati. LT Baik LTE dan 4G berfokus pada peningkatan kecepatan data. Kecepatan data downlink puncak LTE adalah 300Mbps, sedangkan definisi resmi 4G membutuhkan kecepatan data downlink 1Gbps. Oleh karena itu, 4G benar memiliki laju data yang jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan LTE, baik di uplink maupun di downlink. ¤ LTE dikenal sebagai 3GPP release 8, sedangkan 4G sebenarnya dianggap sebagai 3GPP release 10, yang merupakan evolusi dari teknologi LTE awal. Networks Jaringan LTE sedang digunakan di seluruh dunia sekarang, sementara jaringan 4G yang sebenarnya masih menunggu uji coba. Ini hanya karena stabilitas LTE jika dibandingkan dengan LTE-Advanced. Standar LTE awal diterbitkan pada Maret 2008, sedangkan tahap awal LTE-Advanced (True 4G) distandarisasi pada Maret 2010. ¤ 4G adalah generasi berikutnya dari komunikasi broadband seluler, sedangkan LTE adalah dasar untuk teknologi 4G sejati seperti LTE-Advanced.