Animasi 2D vs 3D - Pro dan Kontra

Ada berbagai gaya animasi yang dipraktikkan saat ini. Namun, bentuk yang paling umum digunakan adalah animasi 2D dan 3D. Animasi 2D adalah metode animasi paling tradisional yang ada sejak akhir 1800-an dan masih disukai oleh animator tradisional di seluruh dunia. Animasi 3D semakin populer sejak akhir 1990-an. Sebagian besar desainer dan gamer saat ini lebih memilih animasi 3d karena lebih menarik, memberikan pengalaman yang realistis dan memiliki kekuatan untuk melibatkan pemain dalam permainan. Hari ini, di sini kita akan membahas kelebihan dan kekurangan dari animasi 2D dan 3D.

Animasi 2D

Meskipun ini adalah bentuk animasi tertua, banyak gamer menikmati sifat kartun 2D. Banyak gamer menikmati animasi 2D karena tidak mencoba meniru kehidupan nyata.

Beberapa kelebihan dari animasi 2D adalah:

  • Biaya produksi rendah - Lebih murah jika dibandingkan dengan animasi 3D.
  • Cepat dan menghemat waktu - Waktu produksi untuk animasi 2D rendah dan lebih cepat diproduksi.
  • Sederhana dan kurang kompleks - 2D melibatkan lebih sedikit teknologi dan perangkat lunak dan karenanya lebih mudah untuk diproduksi bila dibandingkan dengan 3D.
  • Kontrol dasar - Mudah ditangani tanpa tutorial.
  • Lebih banyak fokus pada permainan - Ini kurang penting untuk mendesain dan lebih fokus pada permainan.

Beberapa kelemahan dari animasi 2D adalah:

  • Itu bisa membosankan - Animasi tradisional terkadang tampak membosankan.
  • Kurang permintaan - dengan diperkenalkannya animasi 3D kebanyakan orang lebih suka menonton film animasi 3D dibandingkan 2D.
  • Alasan ekonomi - Dalam kasus tertentu, animasi 3D dapat dibuat dengan lebih sedikit uang dan waktu karena teknologi canggih.
  • Waktu adalah uang - Membutuhkan banyak waktu untuk membuat template animasi berbasis cel yang tidak pernah dapat digunakan kembali dan karenanya banyak studio yang menyerah 2D.

Animasi 3D

Gamer menikmati animasi 3D karena memberikan rasa realisme. Pemain merasa bahwa apa pun yang terjadi dalam permainan itu nyata karena desain 3D terlihat, berperilaku, dan terasa realistis. Gamer dapat menikmati aksi yang lebih realistis dalam 3D.

Beberapa kelebihan dari animasi 3D adalah:

  • Bergerak berkomunikasi - Animasi 3D memiliki kemampuan unggul untuk menggambarkan gerakan.
  • Daya tarik visual - Animasi 3D jauh lebih realistis.
  • Waktu adalah uang - model 3D yang dibuat untuk proyek tertentu dapat digunakan kembali untuk proyek masa depan yang membantu menurunkan biaya produksi.
  • Kualitas bagus - 3D memberikan kualitas tinggi dan lebih banyak gameplay dibandingkan dengan 2D.
  • Dalam permintaan - Sebagian besar orang sekarang lebih suka 3D daripada 2D.

Beberapa kelemahannya adalah:

  • Imajinasi terbatas- 3D terbatas pada apa yang dapat dilakukan mesin tidak seperti 2D.
  • Kurangnya kesederhanaan - Sebagian besar film animasi dibuat dalam animasi 2D karena kesederhanaannya.
  • Untung & rugi - Dalam beberapa kasus, seluruh upaya, waktu & sumber daya yang dihabiskan untuk proyek 3D mungkin tidak seperti yang diharapkan.

Karenanya kita dapat memahami bahwa animasi 2D dan 3D memiliki kelebihan dan kekurangan juga. Para perancang harus memutuskan metode apa yang ingin mereka gunakan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Jika Anda mencari outsourcing seni permainan maka Dhruva Interactive adalah pilihan yang tepat. Dhruva Interactive adalah salah satu perusahaan pengembangan dan outsourcing game mobile terbaik yang berbasis di Bangalore, menyediakan layanan produksi seni untuk industri game global. Tim mereka meliputi desainer yang sangat kreatif, insinyur perangkat lunak yang terampil, seniman berkualitas tinggi, analis kualitas yang tajam dll untuk memberikan yang terbaik di industri.